Sekilas tentang
Jikalahari Institute
Lebih dari dua dekade Jikalahari melakukan kegiatan untuk penyelamatan hutan Riau. Pengalaman membangun jaringan, merespons persoalan hutan dan lingkungan hidup, advokasi, investigasi, kampanye, serta mendorong perubahan merupakan pembelajaran penting bagi keberlanjutan gerakan. Pengetahuan kolektif ini perlu terus dirawat dan dibagikan.
Sejalan dengan tujuan tersebut, pengembangan Jikalahari Institute menjadi salah satu mandat kepengurusan Jikalahari periode 2024–2028, tertuang dalam rekomendasi RASA ke-10. Sebagai bentuk komitmen bersama, Piagam Pendirian Jikalahari Institute telah ditandatangani pada 26 Februari 2025.
Jikalahari Institute diarahkan sebagai ruang pembelajaran gerakan lingkungan hidup yang inklusif dan berkelanjutan, serta menjadi ruang pertukaran pengetahuan, pengalaman, gagasan, dan praktik baik.

Program Jikalahari Institute

Sekampung
Sekolah Kampung (Sekampung) Jikalahari adalah salah satu ruang pembelajaran yang mempertemukan peserta dengan pengetahuan, pengalaman, dan praktik advokasi lingkungan hidup melalui pendidikan, penugasan lapangan, diskusi, dan refleksi bersama mentor serta aktivis senior Jikalahari.

Sharing Class
Ruang berbagi pengetahuan dan pengalaman, menghadirkan berbagai perspektif dari aktivis, praktisi, akademisi, dan jejaring gerakan lingkungan hidup. Melalui sesi pembelajaran terbuka dan interaktif, Sharing Class membahas isu, pengalaman, metode, serta praktik baik yang relevan dengan kerja-kerja penyelamatan hutan dan lingkungan hidup.

Podcast
Ruang dengar yang mempertemukan gagasan, suara kritis, dan cerita dari garis depan perjuangan lingkungan. Melalui perbincangan mendalam bersama para aktivis, peneliti, masyarakat adat, dan penjaga hutan, podcast ini menghadirkan laporan lapangan, analisis kebijakan, serta inspirasi langsung dari mereka yang merawat bumi.

Sejak
2017
Alumni Sekampung
+100
Pemateri dan jaringan
+20
Belajar dari pengalaman.
Berbagi pengetahuan.
Menguatkan gerakan.
Jikalahari Institute merupakan ruang pembelajaran dan pengembangan kapasitas yang dibangun dari pengalaman Jikalahari dalam advokasi dan penyelamatan hutan serta lingkungan hidup.
Kami hadir untuk aksi penyelamatan dan mengembangkan pengetahuan guna memperkuat gerakan lingkungan hidup.


Okto Yugo Setiyo
Koordinator Jikalahari
“Pada 2026, Sekampung Jikalahari kembali dilaksanakan dalam kerangka Jikalahari Institute. Menyajikan rangkaian pembelajaran mencakup kebijakan SDA-LH, analisis data kehutanan dan tipologi kasus. Juga membahas pengalaman kerja-kerja investigasi beserta teknik dan simulasinya. Selain itu juga peserta belajar tentang penginderaan jarak jauh, penulisan laporan investigasi, serta advokasi dan kampanye publik.
Melalui pembelajaran, simulasi, dan praktik lapangan, peserta didorong untuk memahami persoalan, mengungkap dan mengolah fakta, menyusun temuan, serta mengembangkan hasil investigasi menjadi bahan advokasi lingkungan hidup.”
Series Sekampung Terdahulu

Penguatan gerakan
Sekampung Jikalahari dari tahun ke tahun telah terbukti sebagai bagian dari proses belajar dan penguatan gerakan penyelamatan hutan serta lingkungan hidup.

Belajar dari pengalaman
Berbagai kegiatan mempertemukan peserta dengan pengetahuan, pengalaman, dan praktik langsung melalui diskusi, pembelajaran di kelas, hingga kegiatan lapangan.

Merawat pengetahuan
Ruang bertukar gagasan, membangun jejaring, dan belajar dari para mentor. Jejak kegiatan ini menjadi bagian perjalanan Sekampung dalam merawat pengetahuan dan terus menumbuhkan generasi yang memiliki kepedulian serta kapasitas untuk bergerak bagi hutan dan lingkungan hidup.
